Peserta Studi Australia Awards Kagumi Program INKLUSI di Desa Hunuth

  • Rabu, 28 Januari 2026 - 20:44:55 WIB
  • Administrator
Peserta Studi Australia Awards Kagumi Program INKLUSI di Desa Hunuth

admin.desahunuth.id;27/01/2026

Peserta Kursus Governance and Public Policy for Sub-National Government mengunjungi Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Provinsi Maluku, pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Post-course Workshop untuk Studi Singkat Tata Kelola dan Penyusunan Kebijakan Publik Pemerintah Daerah di Indonesia bagian Timur yang diselenggarakan oleh Australia Awards di Indonesia bekerja sama dengan SKALA, Program Kemitraan Australia–Indonesia untuk Akselerasi Layanan Dasar.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam bidang kebijakan publik, digitalisasi, dan administrasi pemerintahan, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Sebanyak 27 peserta yang terdiri dari staf pemerintah pusat dan daerah ikut serta dalam kegiatan ini, berasal dari beberapa instansi antara lain Bappenas, Kemendagri, Kemenkeu, Sekretariat Daerah, Bappeda/Bapperida, BRIDA, Inspektorat, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Diskominfo, dan BPPK. Sebelumnya, para peserta telah mengikuti program pembelajaran selama dua minggu di University of Queensland, Australia, pada 6–17 Oktober 2025. 

Jemmy Talakua, Koordinator Program INKLUSI dari Yayasan Rumah Generasi, menjelaskan bahwa Desa Hunuth dipilih sebagai lokasi kunjungan karena merupakan salah satu dari 15 desa/negeri dampingan Yayasan Rumah Generasi, mitra lokal Yayasan BaKTI dalam Program Kemitraan Australia–Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (Program INKLUSI). Di desa ini, Pokja Inklusi aktif mendampingi kasus-kasus kekerasan dan perlindungan sosial.  

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola berbasis data, Desa Hunuth mengembangkan Pangkalan Data Desa berbasis web yang didukung oleh Program INKLUSI bekerja sama dengan Perdikan-Insist Yogyakarta. Pangkalan data ini memuat informasi mengenai kelompok rentan dan marginal, yang diharapkan selalu diperbarui agar dapat menjadi dasar perencanaan dan penganggaran desa yang lebih inklusif dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan yang sama, Konsul Jenderal Australia, Todd Dias, dalam sambutannya menyampaikan kekaguman atas dampak positif program INKLUSI, terutama dalam penanganan kekerasan berbasis gender di tingkat desa. 
Melalui kunjungan ini, para peserta diharapkan memperoleh pembelajaran praktis mengenai praktik terbaik pembangunan inklusif di tingkat desa, yang dapat direplikasi dan disesuaikan kebutuhan daerah masing-masing.

  • Rabu, 28 Januari 2026 - 20:44:55 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya